Presiden Replublik Indonesia Memantau Langsung Vaksinasi Yang Ada Di Berbagai Daerah
Vaksinasi masal pada saat pandemi seperti ini memang sangat di butuhkan oleh masyarakat karena dapat berdampak positif bagi warga Negara RI.
Tidak tanggung-tanggung Bapak
Presiden Joko Widod sesekali memantau atau melihat sendiri proses Vaksinasi
masal yang ada di berbagai daerah.
Mulai dari daerah Yogyakarta, Semarang, lalu kemarin di Tana Toraja dan Makassar.
Pada masa pandemic seperti ini Pemerintah telah bekerja keras untuk meredam peningkatan penyebaran Covid-19 ini agar tidak semakin naik dari hari ke hari salah satu upaya yang di lakukan pemerintah adalah dengan melaksanakan vaksinasi masal.
Salah satu tempat Vaksinasi masal
yang di pantau sendiri oleh Bapak Presiden kita adalah di kota bogor .
“Pagi tadi, saya di Kota Bogor, meninjau pelaksanaan vaksinasi massal bagi
masyarakat lanjut usia (lansia) dan para pengemudi ojek daring. Yang berbeda
kali ini adalah, vaksinasi massal di Bogor menawarkan kemudahan melalui
pelayanan vaksinasi drive-thru, sejak dari proses penapisan sampai penyuntikan.
Sistem layanan tanpa harus turun dari kendaraan ini memangkas waktu yang lama
untuk antre. “Ucap Bapak Presiden Joko Widodo.
Bapak Joko Widodo Juga berharap agar model-model Vaksinasi yang ada di Kota Bogor dapat di jadikan sebagai contoh untuk kota-kota lain sehingga proses Vaksinasi dapat berjalan dengan cepat dan tepat sasaran.
Dan jangan lupa untuk selalu patuhi
anjuran-anjuran atau protocol-protokol yang telah di tetapkan oleh pemerintah
agar kita senantiasa dapat terhindar dari virus yang berbahaya ini.
Semoga Bapak Presiden kita selalu di berikan kesehatan dan kelancaran di dalam menjalankan tugas-tugasnya agar Negara tercinta kita ini menjadi Negara yang aman damai dan sejahtera.Dan semoga wabah ini segera cepat berlalu agar masyarakat dapat memulai aktifitas dengan lancar dan sekolah-sekolah dapat berjalan normal kembali.

Posting Komentar untuk "Presiden Replublik Indonesia Memantau Langsung Vaksinasi Yang Ada Di Berbagai Daerah"